Loading...

Friday, April 24, 2020

Kronologi Bocah 2 Tahun Tewas setelah Tenggak Cairan Disinfektan, Ditaruh di Botol Dikira Air Minum

Loading...
Loading...
Kronologi Bocah 2 Tahun Tewas setelah Tenggak Cairan Disinfektan, Ditaruh di Botol Dikira Air Minum



Seorang balita asal Desa Bojonggaling, Kecamatan Bantargadung meninggal dunia setelah menenggak cairan disinfektan.

Cairan yang didapatkan sang ayah dari petugas BPBD untuk disemprotkan ke lingkungan sekitar tersebut diminum korban lantaran dikira air mineral.


Sebelum meninggal dunia, korban sempat dilarikan ke rumah sakit dalam keadaan kritis Senin (20/4/2020).


Dikutip dari TribunJabar. com, bocah malang tersebut diketahui berinisial MA dan berusia 2 tahun warga Sukabumi Jawa Barat.

Ayah korban, Sihabudin menuturkan, saat kejadian dirinya yang bertugas sebagai relawan sterilisasi yang berjaga di perbatasan Sukabumi, Jabar-Banten, baru saja mendapatkan cairan disinfektan dari petugas BPBD untuk disemprotkan di sekitar lingkungan tempat tinggalnya.


Setelah mengambil cairan disinfektan, ia gunakan untuk menyemprot masjid yang berjarak sekitar 10 meter dari rumahnya.

Sisa cairan di dalam botol air minum kemasan ia simpan di bawah kursi di dalam rumahnya.

Tak berselang lama, korban diketahui pulang ke rumah setelah pergi dari tempat sang nenek.

Saat itu, korban mengaku pada sang nenek bahwa ia sedang haus.

Tak disangka, ia justru menenggak disinfektan tersebut.

Diakui ayah korban, sang anak sempat dilarang minum air yang berada dibotol air mineral tersebut.
Namun, ia tetap menenggaknya.

Sempat dilarang sama eyangnya, akang jangan, dia tetap minum, gak banyak minumnya, disitu istri saya kaget, bilang ke saya ini kenapa wajahnya pias, kejadiannya sebelum dzuhur," katanya.

(Tribun-Video.com/Nila)
Loading...
Kronologi Bocah 2 Tahun Tewas setelah Tenggak Cairan Disinfektan, Ditaruh di Botol Dikira Air Minum
4/ 5
Oleh