Loading...

Sunday, May 10, 2020

Kisah Abah Yahya, Penjual Roti di Bogor yang Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik

Loading...
Loading...
Kisah Abah Yahya, Penjual Roti di Bogor yang Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik



Seorang kakek penjual roti keliling yang kerap disapa Abah Yahya (80), hidup dalam serba kekurangan. Abah Yahya tinggal di sebuah gubuk tanpa listrik di daerah Desa Leuwibatu, Bogor, Jawa Barat.

Yogi Irwandi (27), anggota dari relawan Komunitas Indonesia Memberi, membagikan cerita saat menemui Abah Yahya, di instagram Komunitas Indonesia Memberi, Rabu (6/5).


Ia mengatakan awal mula mendengar kisah mengenai Abah Yahya melalui unggahan Facebook grup warga Bogor. Setelah itu, tim Komunitas Indonesia Memberi langsung melakukan penelusuran untuk menemukan lokasi Abah Yahya.


“Kita cari alamat jelasnya sampai saya malam-malam hari Rabu (6/5) ketemu abahnya sekitar jam 23.30 WIB. Saya ngobrol dikit lah sama abahnya. Pas ditemui keadaan abahnya alhamdulillah sehat, tapi untuk kondisi rumahnya itu memprihatinkan,” kata Yogi kepada kumparan, Jumat (8/5).

Abah Yahya tinggal di gubuk tersebut bersama istrinya. Yogi mengatakan tidak sempat berbincang banyak dengan Abah Yahya. Sebab, abah Yahya kini sudah sedikit sulit diajak berkomunikasi.

“Semalam itu pas saya tanya soal rotinya, abahnya diam saja. Si abahnya ini agak susah kita tanyain dan diajak komunikasi. Mungkin karena faktor usia dan karna kita datangnya malam hari. Dia kebanyakan melamun,” kata Yogi.

Yogi mengatakan penghasilan Abah Yahya dari berjualan roti tidak pasti. Ia hanya mendapat untung sebesar Rp 1.000 dari satu bungkus roti yang ia jual. Pendapatan Abah Yahya juga tak pasti.

“Tiap hari itu si abah jualan roti, kalau misal dia bawa 50 kantong, kalau habis semua untungnya ya Rp 50 ribu. Kalau misal yang laku cuma 13 ya untungnya Rp 13 ribu,” ucap Yogi.




Sumber: kumparan.com
Loading...
Kisah Abah Yahya, Penjual Roti di Bogor yang Tinggal di Gubuk Tanpa Listrik
4/ 5
Oleh