Loading...

Sunday, May 31, 2020

Penjual Kerak Telor Curhat Anak Baru Meninggal, Baim Wong Beri Uang Segepok: Dari Anaknya di Surga

Loading...
Loading...
Penjual Kerak Telor Curhat Anak Baru Meninggal, Baim Wong Beri Uang Segepok: Dari Anaknya di Surga



TRIBUNJAKARTA.COM - YouTuber yang kerap berbagi kebaikan, Baim Wong berniat menemui seorang pedagang kerak telor bernama Rojali, di pinggir jalan.

Sambil mengenakan rambut palsu dan masker, Baim Wong yang berusaha menyembunyikan identitasnya berkata ingin membantu pedagang kerak telrr tersebut.

"Mudah-mudahan enggak ada yang tahu," ucap Baim Wong, dikutip TribunJakarta.com dari YouTube Baim Paula, pada Sabtu (30/5/2020).




Dengan kamera tersembunyi di dalam tasnya, Baim Wong menghampiri Rojali dan berusaha mengajaknya berbincang.

"Berapaan kang? beli satu deh kang," ucap Baim Wong.

Rojali yang tak menyadari penyamaran Baim Wong, terlihat serius membuat pesanan suami Paula Verhoeven itu.

Di tengah kesibukannya meracik kerak telor, Rojali bercerita keuntungannya menurun drastis saat wabah virus corona.

"Kalau lagi corona gini laku enggak?" tanya Baim Wong.



"Ya gitulah kurang, turunnya 50%," jawab Rojali.

Baim Wong kemudian bertanya berapa penghasilan terbesar Rojali selama berdagang kerak telor.




Rojali mengaku pernah mendapatkan uang Rp 3 juta, saat ia berdagang di PRJ.

"Sehari paling banyak dapat berapa?" tanya Baim Wong.

"Kalau di PRJ bisa sampe Rp 3 jutaan," jawab Rojali.


"Ya disini paling Rp 300," imbuhnya.

Baim Wong lalu bertanya soal anak dan istri Rojali.

Penjual kerak telor asli Betawi itu mengatakan, ia memiliki dua orang anak berusia 16 dan 13 tahun.

Namun anaknya yang berusia 13 tahun sudah meninggal dunia.


Mendengar pengakuan Rojali, Baim Wong tampak terkejut.

"Anak umur 16, yang satu lagi meninggal dunia," ucap Rojali.

"Kenapa kang?" tanya Baim Wong kaget.



Sakit," jawab Rojali dengan suara pelan.

Rojali bercerita kepada Baim Wong, anaknya meniggal dunia saat empat hari sebelum bulan ramadan tahun ini.

Sang anak mengalami sakit parah, setelah terjatuh dari sumur.

"Kapan meninggalnya?" tanya Baim Wong.

"Pas puasa kurang empat hari," jawab Rojali.



"Sakit apa?" kata Baim Wong.

"Sakit jatuh dari sumur," imbuh Rojali dengan suara lemah.



Melihat Rojali yang tampak bersedih mengingat tentang anaknya, Baim Wong berusaha menghibur.

"Yang sabar ya kang," kata Baim Wong.

Rojali mengatakan anaknya yang meninggal dunia adalah sosok yang rajin beribadah.



"Dia enggak rasain sakitnya sebulan, padahal anaknya rajin salatnya," ucap Rojali.


"Ya Allah," kata Baim Wong takjub.

"Lagi lebaran gini yang meninggal anak," jawab Rojali.

Baim Wong kemudian menyerahkan segepok uang pecahan Rp 100 ribu kepada penjual kerak telor itu.

Rojali tampak terkejut dan menyebutkan uang yang diberikan terlalu banyak untuk membayar kerak telor yang dipesan Baim Wong.

Rupanya hingga akhir, Rojali tak juga menyadari pria yang membeli dagangannya adalah Baim Wong.

"Ini kebanyakan," ucap Rojali kebingungan.

"Buat akang aja," jawab Baim Wong.



Baim Wong berkata uang tersebut adalah pemberian dari anak Rojali yang kini sudah tenang di surga.

"Dari anaknya di surga, jangan sedih lagi ya," kata Baim Wong.

Baim Wong kemudian membongkar identitasnya, ia melepaskan masker di wajahnya.

Rojali langsung mengucapkan syukur dan mengajak ayah Kiano Tiger Wong itu untuk bersalaman.

"Tiba-tiba saya mau berhenti di sini," ucap Baim Wong.

"Allah yang ke siniin saya," imbuhnya.

Rojali lalu mengaku uang yang diberikan Baim Wong akan ia gunakan untuk mengadakan acara pengajian 40 harian anaknya.



Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Penjual Kerak Telor Curhat Anak Baru Meninggal, Baim Wong Beri Uang Segepok: Dari Anaknya di Surga, https://jakarta.tribunnews.com/2020/05/30/penjual-kerak-telor-curhat-anak-baru-meninggal-baim-wong-beri-uang-segepok-dari-anaknya-di-surga?page=4.
Penulis: Rr Dewi Kartika H
Editor: Erik Sinaga

https://youtu.be/FPPBt77PfrY
Loading...
Penjual Kerak Telor Curhat Anak Baru Meninggal, Baim Wong Beri Uang Segepok: Dari Anaknya di Surga
4/ 5
Oleh